Perbedaan Es Teler dan Es Campur, Ternyata Sejarahnya Nggak Sama

Semarang, 22 Juni 2026 – Saat cuaca panas, es teler dan es campur sering menjadi pilihan banyak orang. Sekilas keduanya memang terlihat mirip karena sama-sama berisi aneka buah, es serut, dan siraman susu atau sirup. Namun, perbedaan es teler dan es campur ternyata tidak hanya terlihat dari isiannya, tetapi juga dari sejarah kemunculannya.

Banyak orang masih menganggap kedua minuman ini sama. Padahal, es teler dan es campur lahir dari latar belakang yang berbeda dan memiliki ciri khas masing-masing yang masih bertahan hingga sekarang.

Asal Usul Es Teler

Es teler dikenal sebagai minuman khas Indonesia yang populer sejak era 1980-an. Nama “teler” berasal dari sensasi segar yang dirasakan setelah menyantap perpaduan buah-buahan seperti alpukat, kelapa muda, dan nangka.

Selain itu, es teler memiliki komposisi yang lebih spesifik dibandingkan es campur. Umumnya, minuman ini menggunakan susu kental manis, santan, dan aneka buah sebagai bahan utama yang menciptakan rasa manis dan creamy.

Es Campur Punya Banyak Versi

Berbeda dengan es teler, es campur memiliki variasi yang jauh lebih beragam. Hampir setiap daerah di Indonesia mempunyai versi es campurnya sendiri dengan isian yang berbeda-beda.

Misalnya, ada es campur yang berisi cincau, kolang-kaling, tape, mutiara, agar-agar, hingga potongan roti. Karena itu, tidak ada satu resep baku yang benar-benar mewakili es campur secara keseluruhan.

Perbedaan Es Teler dan Es Campur dari Isiannya

Salah satu perbedaan es teler dan es campur yang paling mudah dikenali adalah bahan yang digunakan. Es teler identik dengan kombinasi alpukat, kelapa muda, dan nangka.

Sementara itu, es campur lebih fleksibel karena dapat berisi berbagai macam bahan sesuai daerah atau selera penjual. Akibatnya, rasa dan tampilannya pun bisa sangat berbeda dari satu tempat ke tempat lain.

Sama-Sama Jadi Favorit Saat Cuaca Panas

Meski memiliki sejarah dan komposisi yang berbeda, kedua minuman ini tetap menjadi favorit masyarakat Indonesia. Selain menyegarkan, es teler dan es campur juga sering hadir saat bulan Ramadan, acara keluarga, hingga berbagai perayaan lainnya.

Di sisi lain, popularitas keduanya terus bertahan karena mudah ditemukan di berbagai daerah. Bahkan, banyak kreasi modern yang menghadirkan versi baru dari kedua minuman tersebut.

Warisan Kuliner yang Tetap Digemari

Perdebatan mengenai mana yang lebih enak antara es teler dan es campur mungkin tidak akan pernah selesai. Namun, satu hal yang pasti, keduanya sudah menjadi bagian dari kekayaan kuliner Indonesia.

Pada akhirnya, memahami perbedaan es teler dan es campur membuat kita semakin mengenal sejarah makanan dan minuman khas Nusantara yang beragam. Selain menyegarkan, kedua minuman ini juga menyimpan cerita budaya yang menarik untuk diketahui.

Summber: kumparan