Semarang, 15 Juli 2026 – Apa itu kidulting? Kidulting adalah fenomena ketika orang dewasa kembali menikmati aktivitas atau barang yang identik dengan masa kecil, seperti bermain LEGO, mengoleksi action figure, menonton kartun, hingga membeli boneka favorit. Istilah ini berasal dari gabungan kata kid (anak-anak) dan adult (orang dewasa). Dalam beberapa tahun terakhir, tren ini semakin populer di kalangan Gen Z dan milenial sebagai cara untuk melepas penat dan bernostalgia.
Apa Itu Kidulting dan Mengapa Banyak Orang Menyukainya?
Fenomena ini bukan sekadar mengikuti tren. Banyak orang dewasa merasa aktivitas yang mengingatkan pada masa kecil dapat memberikan rasa nyaman dan aman di tengah tekanan pekerjaan maupun tanggung jawab sehari-hari. Karena itu, mereka kembali menikmati hobi yang dulu pernah disukai.
Selain itu, berbagai merek besar seperti LEGO, Disney, dan Pokémon juga menghadirkan produk khusus untuk pasar orang dewasa. Hal tersebut menunjukkan bahwa minat terhadap aktivitas nostalgia terus meningkat.
Manfaat Kidulting bagi Kesehatan Mental
Melakukan aktivitas yang menyenangkan dapat membantu mengurangi stres dan memberikan waktu sejenak untuk beristirahat dari rutinitas. Bermain puzzle, merakit balok, menggambar, atau menonton film animasi bisa menjadi bentuk relaksasi yang sederhana.
Di sisi lain, nostalgia juga dapat membangkitkan emosi positif karena mengingatkan seseorang pada pengalaman menyenangkan di masa lalu. Akibatnya, suasana hati menjadi lebih baik dan kreativitas ikut meningkat.
Kidulting Tetap Perlu Dilakukan dengan Bijak
Meski memiliki banyak manfaat, kidulting tetap perlu dilakukan secara seimbang. Mengoleksi mainan atau merchandise secara berlebihan dapat memicu pengeluaran yang tidak terkendali. Selain itu, terlalu larut dalam nostalgia juga berisiko membuat seseorang mengabaikan tanggung jawab sehari-hari.
Oleh sebab itu, menikmati hobi masa kecil tetap baik selama tidak mengganggu kondisi finansial maupun aktivitas utama.
Kidulting Bukan Berarti Kekanak-kanakan
Pada akhirnya, apa itu kidulting tidak bisa disamakan dengan sikap kekanak-kanakan. Fenomena ini lebih menggambarkan cara orang dewasa menemukan kembali kebahagiaan melalui aktivitas yang pernah mereka sukai. Selama dilakukan dengan seimbang, kidulting dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga kesehatan mental sekaligus menghadirkan momen menyenangkan di tengah kesibukan.
Sumber: kumparan

