Semarang, 15 Oktober 2026 – Gaulista, matcha dikenal sebagai minuman yang mengandung antioksidan dan populer di kalangan pencinta gaya hidup sehat. Namun, belakangan minuman berwarna hijau ini juga dikaitkan dengan kesehatan rambut. Benarkah matcha bisa membantu mencegah kerontokan?
Sejumlah ahli menjelaskan bahwa matcha mengandung senyawa yang berpotensi mendukung pertumbuhan rambut. Meski begitu, manfaat tersebut masih memerlukan penelitian lebih lanjut, terutama untuk membuktikan pengaruh konsumsi matcha secara langsung terhadap rambut manusia.
EGCG dalam Matcha dan Pertumbuhan Rambut
Salah satu kandungan matcha yang menjadi perhatian adalah epigallocatechin gallate atau EGCG. Senyawa ini termasuk antioksidan dari kelompok katekin.
Dokter spesialis transplantasi rambut Ross Kopelman menjelaskan bahwa penelitian laboratorium menunjukkan EGCG berpotensi membantu mempertahankan fase pertumbuhan rambut atau anagen. Senyawa ini juga berpotensi melindungi folikel rambut dari stres oksidatif.
Sementara itu, ahli diet terdaftar Jennifer Pallian menjelaskan bahwa EGCG dapat mendukung pertumbuhan sel papila dermal yang berperan dalam perkembangan folikel rambut. Senyawa tersebut juga dikaitkan dengan perlindungan antioksidan dan mekanisme yang berhubungan dengan hormon DHT.
DHT merupakan hormon yang berperan dalam kerontokan rambut berpola atau androgenetic alopecia. Namun, temuan mengenai EGCG tersebut belum otomatis membuktikan bahwa meminum matcha bisa menghentikan kerontokan.
L-Theanine dan Hubungannya dengan Stres
Selain EGCG, matcha mengandung L-theanine yang dikaitkan dengan efek relaksasi. Kandungan ini menjadi perhatian karena stres dapat berhubungan dengan gangguan siklus pertumbuhan rambut.
Menurut Kopelman, L-theanine berpotensi membantu tubuh lebih rileks dan mengelola respons stres. Di sisi lain, Pallian menjelaskan bahwa stres kronis dapat memengaruhi kondisi folikel rambut dan memicu perubahan pada siklus pertumbuhannya.
Meski demikian, potensi manfaat tersebut perlu dipahami secara hati-hati. Efek relaksasi dari suatu senyawa tidak berarti konsumsi matcha sudah terbukti dapat mencegah rambut rontok.
Apakah Minum Matcha Bisa Mengatasi Kerontokan?
Hingga kini, bukti ilmiah langsung pada manusia masih terbatas. Kopelman menyatakan belum ada uji klinis berkualitas tinggi yang membuktikan konsumsi matcha setiap hari dapat meningkatkan kepadatan atau ketebalan rambut secara terukur.
Penelitian mengenai ekstrak teh hijau juga tidak bisa langsung dijadikan bukti khusus untuk matcha. Keduanya berkaitan, tetapi hasil penelitian pada ekstrak tertentu belum tentu sama dengan efek mengonsumsi minuman matcha.
Karena itu, matcha belum dapat dianggap sebagai solusi utama untuk mengatasi rambut rontok. Perawatan yang tepat perlu disesuaikan dengan penyebab kerontokan masing-masing orang.
Matcha Bukan Pengganti Perawatan Rambut
Matcha tetap bisa dinikmati sebagai bagian dari pola makan sehari-hari. Namun, jangan mengandalkannya sebagai satu-satunya cara untuk menjaga kesehatan rambut atau mengatasi kerontokan.
Jika rambut rontok terasa berlebihan atau berlangsung terus-menerus, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga kesehatan untuk mengetahui penyebabnya. Dengan begitu, perawatan yang dipilih bisa lebih sesuai dengan kondisi rambut dan kulit kepala.
Jadi, Gaulista, matcha memang memiliki kandungan yang menarik untuk diteliti. Akan tetapi, klaim bahwa minuman ini bisa mencegah rambut rontok masih membutuhkan bukti klinis yang lebih kuat.
Tim Redaksi Gaul FM
Source : Kompas.com


