Setelah hampir dua dekade menunggu, Album Ketiga Dee Lestari akhirnya siap dirilis. Musisi sekaligus penulis ternama tersebut akan meluncurkan album bertajuk (Jangan) Jatuh Cinta pada 10 Juni 2026. Karya ini menjadi album penuh terbaru Dee setelah vakum selama sekitar 18 tahun dari perilisan album solo.
Kembalinya Dee ke industri musik disambut antusias oleh penggemar. Selama ini, namanya lebih dikenal sebagai penulis novel best seller. Namun, Dee juga memiliki perjalanan panjang di dunia musik yang telah menghasilkan berbagai lagu populer.
Kembali ke Dunia Musik
Perjalanan menuju album baru ini dimulai ketika Dee merilis single (Jangan) Jatuh Cinta pada awal 2026. Lagu tersebut menjadi pembuka dari proyek album yang telah lama dinantikan penggemar.
Menurut Dee, proses kembali bermusik menjadi pengalaman yang emosional. Setelah bertahun-tahun fokus pada dunia literasi, ia memutuskan kembali merangkul identitasnya sebagai penyanyi dan penulis lagu.
Cerita Cinta dalam Delapan Lagu
Album terbaru ini berisi delapan lagu yang menggambarkan berbagai fase dalam perjalanan cinta. Pendengar akan diajak menyelami kisah jatuh cinta, kehilangan, patah hati, hingga proses menerima dan melepaskan seseorang.
Selain lagu utama, album ini juga memuat beberapa karya yang sudah dikenal publik seperti Perahu Kertas, Kabarku, dan Hujan Bulan Juni. Kehadiran lagu-lagu tersebut membuat album terasa lebih personal bagi para penggemar lama.
Kolaborasi Spesial Bersama Afgan
Salah satu lagu yang paling mencuri perhatian adalah Cuma Satu Nama. Lagu ini dibawakan bersama Afgan dan memiliki makna yang mendalam karena ditulis bersama mendiang suami Dee, Reza Gunawan.
Kolaborasi tersebut menjadi salah satu momen emosional dalam album yang menandai perjalanan baru Dee sebagai musisi.
Momen yang Ditunggu Penggemar
Kehadiran album ini menjadi salah satu kabar musik Indonesia yang paling banyak dibicarakan dalam beberapa pekan terakhir. Banyak penggemar mengaku sudah lama menunggu Dee kembali merilis album penuh setelah kesuksesan karya-karya sebelumnya.
Dengan materi lagu yang personal dan perjalanan karier yang panjang, album terbaru ini diperkirakan menjadi salah satu rilisan musik Indonesia yang paling menarik pada 2026.

