Semarang, 9 September 2026 — Gangguan penerbangan dapat terjadi ketika abu vulkanik menyebar di sekitar jalur penerbangan atau bandara. Kondisi tersebut sempat terjadi setelah aktivitas Gunung Anak Krakatau mengganggu operasional sejumlah bandara di Indonesia. Ribuan penerbangan terdampak akibat pembatalan, penundaan, maupun pengalihan rute.
Bagi penumpang yang harus segera melanjutkan perjalanan, transportasi darat dan laut dapat menjadi pilihan. Berikut beberapa alternatif yang bisa dipertimbangkan.
1. Kereta Api
Kereta api dapat menjadi pilihan untuk perjalanan antarkota, terutama bagi penumpang yang harus berpindah dari satu kota ke kota lainnya.
Saat penerbangan terganggu, permintaan terhadap tiket kereta api dapat meningkat. PT KAI Daop 8 Surabaya, misalnya, mencatat kenaikan jumlah penumpang menuju Jakarta pada 7 September 2026.
Sebelum berangkat, penumpang sebaiknya mengecek ketersediaan tiket dan jadwal perjalanan terlebih dahulu.
2. Bus
Bus menjadi alternatif lain untuk perjalanan melalui jalur darat. Moda ini dapat digunakan untuk menghubungkan berbagai kota yang masih memiliki akses jalan raya.
Pilihan bus juga bisa dipertimbangkan ketika tiket kereta api sudah penuh. Namun, waktu perjalanan dapat lebih panjang sehingga penumpang perlu menyesuaikan dengan tujuan dan kondisi perjalanan.
3. Travel
Layanan travel bisa menjadi pilihan bagi penumpang yang membutuhkan perjalanan langsung menuju kota tujuan atau kota transit.
Dibandingkan transportasi umum dengan rute tertentu, travel dapat memberikan pilihan perjalanan yang lebih fleksibel. Meski begitu, jadwal dan tarif tetap perlu diperiksa karena dapat berubah ketika permintaan meningkat.
4. Kapal
Bagi perjalanan yang melibatkan wilayah antarpulau, kapal atau feri juga dapat menjadi alternatif.
Penumpang dapat mengombinasikan perjalanan kapal dengan kereta, bus, atau kendaraan lainnya. Pilihan ini dapat membantu ketika jalur penerbangan sedang mengalami gangguan.
Cek Kondisi Sebelum Memilih Transportasi
Gangguan penerbangan akibat abu vulkanik bersifat situasional. Karena itu, penumpang perlu mengecek informasi terbaru mengenai jadwal penerbangan, kondisi bandara, serta ketersediaan transportasi alternatif sebelum melakukan perjalanan.
Pada gangguan penerbangan akibat erupsi Anak Krakatau, sejumlah bandara sempat ditutup dan kemudian kembali beroperasi setelah kondisi abu vulkanik dinilai lebih aman.
Jika penerbangan dibatalkan, penumpang dapat mempertimbangkan kereta api, bus, travel, atau kapal sesuai tujuan dan ketersediaan tiket. Pastikan juga memilih rute yang aman dan mengikuti informasi resmi dari pihak terkait.
Sumber: CNN Indonesia


