Band Indonesia Soundtrack Spider-Man Sebelum for Revenge

Semarang, 19 Agustus 2026 – Nama band Indonesia soundtrack Spider-Man kembali jadi sorotan setelah for Revenge dikabarkan menjadi bagian dari soundtrack Spider-Man: Brand New Day. Namun, ternyata musisi Tanah Air sudah lebih dulu mencatat sejarah di franchise manusia laba-laba tersebut.

Jauh sebelum for Revenge mendapat kesempatan tampil di waralaba Spider-Man, dua band rock Indonesia, /rif dan Edane, sudah lebih dulu membawa karya mereka ke soundtrack film tersebut. Keduanya bahkan hadir di era awal 2000-an ketika franchise ini mulai populer secara global.

/rif Masuk Soundtrack Spider-Man pada 2002

Perjalanan tersebut dimulai pada 2002 melalui film Spider-Man pertama yang dibintangi Tobey Maguire sebagai Peter Parker.

Saat itu, /rif berhasil masuk ke dalam album soundtrack melalui lagu “Dunia”. Lagu tersebut menjadi salah satu karya Indonesia yang hadir dalam album bersama sejumlah nama besar dari industri musik internasional.

Menariknya, album soundtrack tersebut juga memuat karya dari musisi dan band dunia seperti Aerosmith dan Sum 41.

Masuknya /rif ke dalam proyek tersebut menjadi salah satu momen penting bagi musik Indonesia. Pasalnya, karya dari band lokal bisa berdampingan dengan musisi internasional dalam proyek yang berkaitan dengan film Hollywood populer.

Edane Isi Soundtrack Spider-Man 2

Dua tahun kemudian, giliran Edane yang melanjutkan jejak tersebut.

Pada 2004, ketika Spider-Man 2 dirilis, band heavy metal asal Indonesia itu menyumbangkan lagu “Cry Out” untuk album soundtrack edisi regional. Lagu tersebut dipilih melalui Sony Music Indonesia.

Kehadiran Edane memberikan warna rock yang lebih berat dalam soundtrack film. Lagu tersebut juga menjadi bukti bahwa musisi Indonesia sudah memiliki ruang untuk tampil dalam proyek yang berkaitan dengan franchise Hollywood.

Jejak Band Indonesia di Film Spider-Man

Kehadiran /rif dan Edane menunjukkan bahwa keterlibatan musisi Indonesia dalam franchise Spider-Man bukanlah sesuatu yang benar-benar baru.

Sebelum era media sosial dan streaming seperti sekarang, dua band tersebut sudah lebih dulu membawa karya musik Indonesia ke proyek berskala internasional. Kini, jejak tersebut kembali menarik perhatian seiring keterlibatan for Revenge dalam Spider-Man: Brand New Day.

Perjalanan ini juga memperlihatkan bagaimana musik Indonesia punya kesempatan untuk menembus berbagai medium, termasuk film Hollywood. Dari /rif dan Edane di awal 2000-an hingga for Revenge saat ini, ada jarak waktu yang cukup panjang, tetapi semangatnya tetap sama: membawa karya musisi Indonesia ke panggung yang lebih luas.

Sumber: detik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *