Sembilan Tahun Berkarya, Band Asal Jogja Hadirkan Dua Lagu Terbaru

Semarang, 13 Agustus 2026 — Perjalanan sembilan tahun di dunia musik membawa sebuah band asal Jogja kembali menghadirkan karya baru. Sejak terbentuk pada 2017, grup ini terus mengembangkan musik dan cerita yang mereka tuangkan melalui lagu.

Kini, mereka kembali menyapa pendengar dengan dua lagu terbaru. Karya tersebut menjadi bagian dari perjalanan bermusik mereka yang sudah mendekati satu dekade.

Cerita mengenai karya baru itu disampaikan dalam talkshow bersama Radio Gaul. Dalam kesempatan tersebut, para personel juga berbagi pengalaman selama menjalani perjalanan bermusik sejak awal terbentuk.

Mengangkat Cerita tentang Perasaan

Salah satu lagu terbaru mereka memiliki cerita yang cukup dekat dengan kehidupan sehari-hari. Lagu tersebut ditulis oleh salah satu anggota band.

Karya ini bercerita tentang seseorang yang menyukai seorang sahabat. Namun, perasaan tersebut tidak berjalan sesuai harapan.

Sang sahabat ternyata memiliki rasa kepada orang lain. Kondisi tersebut membuat keinginan untuk mengungkapkan perasaan menjadi semakin rumit.

Ketika keberanian untuk menyampaikan rasa mulai muncul, orang yang dituju ternyata sudah menaruh hati kepada orang lain. Akibatnya, perasaan yang belum sempat disampaikan harus berakhir dengan kekecewaan.

Kisah Cinta yang Tidak Selalu Berakhir Bahagia

Melalui lagu tersebut, sang penulis mencoba menggambarkan perasaan yang sering terjadi dalam hubungan antarmanusia. Ada rasa suka, persahabatan, harapan, dan juga kenyataan yang tidak selalu sesuai keinginan.

Selain itu, lagu ini menunjukkan bahwa tidak semua perasaan harus berakhir dengan hubungan yang bahagia. Terkadang, seseorang harus menerima kenyataan meski belum sempat mengungkapkan apa yang dirasakan.

Karena itu, cerita dalam lagu tersebut tidak hanya berbicara tentang cinta. Karya ini juga membawa tema tentang persahabatan dan keberanian menghadapi kenyataan.

Menjadi Bagian dari Perjalanan Bermusik

Dua lagu terbaru ini menjadi warna baru dalam perjalanan band asal Jogja tersebut. Setelah sembilan tahun berkarya, mereka masih terus menghadirkan musik dan cerita yang dekat dengan pengalaman pendengar.

Perjalanan sejak 2017 juga menjadi bukti bahwa proses bermusik membutuhkan konsistensi. Berbagai pengalaman selama hampir satu dekade menjadi bagian dari perkembangan mereka sebagai grup.

Kini, karya terbaru tersebut menjadi langkah berikutnya bagi band asal Jogja untuk terus menyapa pendengar. Cerita yang mereka bawa pun diharapkan dapat menemukan tempat di hati para penikmat musik.

reduction: sagita-nayla

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *