Semarang, 8 Juli 2026 – Belakangan ini, istilah floor time semakin ramai diperbincangkan di media sosial. Berbeda dengan waktu bermain anak yang memiliki nama serupa, floor time yang sedang viral merujuk pada kebiasaan berbaring atau rebahan di lantai selama beberapa menit agar tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks.
Banyak orang melakukan aktivitas ini setelah menjalani hari yang melelahkan. Mereka cukup berbaring di lantai tanpa melakukan aktivitas lain. Akibatnya, sebagian orang merasa tubuh lebih rileks dan pikirannya menjadi lebih tenang.
Apa Itu Floor Time?
Secara sederhana, floor time adalah kebiasaan meluangkan waktu beberapa menit untuk berbaring di lantai tanpa gangguan. Tujuannya adalah memberi kesempatan bagi tubuh dan pikiran untuk beristirahat sejenak.
Menurut sejumlah ahli, permukaan lantai yang datar membantu tubuh berada dalam posisi yang stabil. Dengan begitu, otot yang tegang, terutama di area punggung, bahu, dan leher, dapat terasa lebih nyaman.
Manfaat Floor Time untuk Relaksasi
Selain membantu mengurangi ketegangan fisik, floor time juga dapat menjadi waktu untuk berhenti sejenak dari berbagai distraksi. Misalnya, Anda dapat menjauhkan gawai selama beberapa menit dan fokus pada pernapasan.
Karena itu, banyak orang merasa aktivitas sederhana ini membantu menenangkan pikiran dan mengurangi rasa stres setelah beraktivitas seharian.
Hal yang Perlu Diperhatikan
Meski demikian, floor time bukan pengganti penanganan profesional bagi seseorang yang mengalami gangguan kesehatan mental. Aktivitas ini sebaiknya dijadikan pelengkap gaya hidup sehat.
Selain itu, Anda tetap dianjurkan tidur yang cukup, berolahraga secara rutin, dan menjaga pola makan yang seimbang. Kebiasaan tersebut tetap berperan penting dalam menjaga kesehatan fisik dan mental.
Jika ingin mencoba floor time, pastikan lantai dalam keadaan bersih. Gunakan alas yang nyaman bila diperlukan. Selanjutnya, hentikan aktivitas ini jika tubuh mulai terasa tidak nyaman.
Kesimpulan
Pada akhirnya, floor time dapat menjadi cara sederhana untuk memberi jeda di tengah padatnya aktivitas sehari-hari. Meskipun manfaatnya dapat berbeda pada setiap orang, meluangkan waktu untuk beristirahat tetap menjadi kebiasaan yang baik bagi kesehatan secara keseluruhan.
Sumber: kompas

